Mahasiswa Manajemen Lakukan Riset Kolaboratif, Hasilkan Evaluasi Pelayanan BMT NU Jombang

Jombang, FE News – Kolaborasi akademik antara mahasiswa Manajemen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan lembaga keuangan syariah.

Melalui penelitian bertajuk “Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Anggota di KSPPS BMT NU Jombang Wilayah Kesamben”, para mahasiswa berhasil menghadirkan kajian ilmiah yang menjadi bahan evaluasi strategis bagi peningkatan kualitas pelayanan koperasi syariah.

Penelitian tersebut dilakukan oleh tim mahasiswa lintas kampus yang terdiri atas Tasykiylah Nuril Maulidiyah, Indah Nur Suryani, Khotimatul Kusnah, dan Ernita Lailatul Hikmah dari UNWAHA Jombang, serta Moh. Rosid Ridho, Rizal Ghani, Muchammad Syihabul Millah, dan Muhammad Ali Mashuri dari UINSA Surabaya. Hasil riset kemudian diserahkan secara resmi dalam rangkaian Harlah ke-13 KSPPS BMT NU Jombang di Ballroom Hotel Azana Jombang, Minggu (24/5/2026).

Mahasiswa Manajemen, Tasykiylah Nuril Maulidiyah menjelaskan, tim peneliti melakukan pengumpulan data melalui pendekatan kuantitatif dengan mengukur persepsi anggota terhadap pelayanan yang diberikan oleh BMT NU Jombang Wilayah Kesamben.

“Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepuasan anggota. Artinya, semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak BMT NU Jombang Wilayah Kesamben, maka semakin tinggi pula tingkat kepuasan anggota terhadap layanan yang diterima,” ujar mahasiswi yang akrab disapa Dea itu .

Temuan ini sekaligus menjadi masukan penting bagi pengembangan pelayanan BMT NU Jombang agar mampu terus meningkatkan kualitas layanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan anggota.

Keterlibatan mahasiswa UNWAHA Jombang dalam penelitian kolaboratif ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pembelajaran teoritis, tetapi juga sebagai motor pengembangan keilmuan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui riset terapan seperti ini, mahasiswa didorong untuk menghadirkan solusi akademik yang relevan dan berdampak langsung bagi penguatan kelembagaan berbasis masyarakat.

Sementara itu, Ketua BMT NU Jombang, H. Khoirul Anam, menilai penyerahan hasil riset tersebut menjadi simbol keseriusan lembaga dalam membangun tata kelola berbasis ilmu pengetahuan. Ia menegaskan bahwa tantangan lembaga keuangan syariah ke depan akan semakin kompleks sehingga diperlukan keterbukaan terhadap evaluasi dan pengembangan keilmuan.

“Kita fokus evaluasi dan memperbanyak ilmu agar mampu menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Red: Ibrahim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *